MESKI KECELAKAAN AJANG F1 TANPA SUPIR DICATAT SEJARAH

Ajang balap mobil formula listrik atau Formula E di Buenos Aires, Argentina, pada akhir pekan lalu, dimeriahkan juga dengan adu cepat dua mobil formula tanpa sopir atau Roborace.

Meski salah satu di antaranya mengalami kecelakaan, namun balapan ini merupakan sejarah baru dalam pengembangan mobil otonom di lintasan balap.

“Ini merupakan momentum bersejarah bagi Roborace dan untuk masa depan pengembangan mobil otonom,” kata Chief Executive Roborace, Denis Sverdlov, seperti dikutip dari Reuters.

Ditambahkannya, melihat dua mobil berjalan sendiri saling adu kecepatan di trek balap menunjukkan begitu cepatnya teknologi otonom berkembang. Selain itu, ajang ini juga menunjukkan tahapan penting bagi pengembangan platform Roborace ke depannya.

“Sangat menarik melihat mobil-mobil berjalan cepat tanpa ada intervensi manusia. Masing-masing mobil membuat keputusan masing-masing dan melakukan tindakan yang dianggap paling tepat untuk dapat terus melaju di trek,” imbuhnya.

Jika teknologinya sudah sempurna, penyelenggara Formula E berharap ada 10 mobil formula otonom yang ikut balapan. Di tahap awal, balapan mobil-mobil canggih itu setidaknya dapat memeriahkan ajang Formula E.

Mobil formula otonom bekerja dengan mengandalkan banyak sensor dan kamera untuk membaca kondisi di sekitar kendaraan. Hal ini untuk menghindari benturan serta menyesuaikan kecepatan di lintasan.

 

sumber: http://news.okezone.com/read/2017/02/20/15/1622863/meski-kecelakaan-balap-mobil-formula-tanpa-sopir-catatkan-sejarah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *